Kontribusi Produk Domestik Regional Bruto, Belanja Pemerintah, dan Jumlah Penduduk terhadap Kapasitas Fiskal Provinsi Jawa Timur
DOI:
https://doi.org/10.70795/jebra/v2n2/77Kata Kunci:
Produk Domestik Regional Bruto, Pengeluaran Pemerintah, Jumlah Penduduk, Pendapatan Asli DaerahAbstrak
Penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Indonesia, termasuk di Provinsi Jawa Timur, akibat pandemi COVID-19 menjadi isu signifikan yang mendorong upaya peningkatan PAD. Jawa Timur, sebagai provinsi dengan PAD terbesar ketiga setelah Jawa Barat, menghadapi tantangan tersebut dengan fokus pada faktor-faktor ekonomi utama. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), pengeluaran pemerintah, dan jumlah penduduk terhadap PAD di Jawa Timur pada 2018–2022 menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial, PDRB dan jumlah penduduk berpengaruh positif signifikan terhadap PAD, sedangkan pengeluaran pemerintah berpengaruh negatif signifikan. Secara simultan, semua variabel independen memengaruhi PAD secara signifikan dengan koefisien determinasi 47,7%. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi aset daerah dan kebijakan strategis dalam meningkatkan PAD di Jawa Timur.
Unduhan
Referensi
Badan Pemeriksa Keuangan BPK Jawa Timur. (2021). Proyek Infrastruktur di Kabupaten Jember Mangkrak – Minta APH Mengusut Tuntas. Diakses pada 7 Mei 2024.
Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Jawa Timur. (2024). Pendapatan Asli Daerah Provinsi Jawa Timur 2018-2022. Diakses pada 7 Mei 2024.
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (2024). Jumlah Penduduk Provisi Jawa Timur Tahun 2018-2022. Diakses pada 7 Mei 2024.
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (2024). Produk Domestik Regional Bruto atas Dasar Harga Konstan Provinsi Jawa Timur Tahun 2018-2022. Diakses pada 7 Mei 2024.
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (2024). Realisasi Pengeluaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2018-2022. Diakses pada 7 Mei 2024.
Damodar N. G. dan Dawn C, P. (2006). Dasar-Dasar Ekonometrika Edisi 5 Buku 1. Jakarta: Salemba Empat.
Ernita, D. (2021). Analisis Pengaruh Inflasi dan Produk Domestik Regional Bruto terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Kerinci. Bussman Journal : Indonesian Journal of Business and Management, 1(1), 63–73. https://doi.org/10.53363/buss.v1i1.23
Firdausy. (2017). Kebijakan dan Strategi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah dalam Pembangunan Nasional. Jakarta: Yayasan Pusaka Obor Indonesia.
Hastuti, D., Kadarisman, E., & Rohman, A. A. (2016). Pengaruh pengeluaran pemerintah dan PDRB terhadap PAD Provinsi Jawa Barat tahun 2005-2014. Jurnal Ilmu Ekonomi, 6(2), 1240–1254.
Hernawati. (2019). Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto, Pengeluaran Pemerintah dan Jumlah Penduduk terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan (Skripsi, Universitas Muhammadiyah Makassar).
Muid, A., & Pratomo, S. D. (2015). Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto dan Jumlah Penduduk terhadap Pendapatan Asli Daerah (Studi Kasus di Kabupaten Gresik Tahun 1994-2013). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya, 3(2).
Oktiani, A. (2021). Pengaruh Jumlah Penduduk dan Inflasi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Pembangunan, 1(1), 16–35.
Perwira, R., Ridwan, & Fattah, V. (2018). Pengaruh PDRB, Pengeluaran Pembangunan dan Jumlah Penduduk Produktif terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabuapten/Kota di Sulawesi Tengah. E Jurnal Katalogis. Universitas Tadulako, 6(2), 1–15.
Saldi, A., Zulgani, Z., & Nurhayani, N. (2021). Analisis Pengaruh PDRB dan Jumlah Penduduk Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Kerinci. E-Jurnal Perspektif Ekonomi Dan Pembangunan Daerah, 10(3), 201–210. https://doi.org/10.22437/pdpd.v10i3.16260
Wahyuni. (2021). Pengaruh PDRB dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tanah Datar dalam Perspektif Ekonomi Islam. Paper Knowledge. Toward a Media History of Documents, 3(2), 6.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Debby Nindya Istiandari, Ashabul Hikam (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


