Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Kemiskinan di Kabupaten Lombok Barat
DOI:
https://doi.org/10.70795/zgxjdm54Kata Kunci:
Pertumbuhan ekonomi, Dana Alokasi Umum, Tingkat kemiskinanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi dan Dana Alokasi Umum (DAU) terhadap tingkat kemiskinan Di Kabupaten Lombok Barat pada rentang waktu 2010 hingga 2015. Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif, penelitian yang bersifat menganalisis hubungan antara dua variabel atau lebih.Penelitian ini menggunakan data sekunder. Data sekunder merupakan data yang diperoleh dari lembaga pengumpul data dan dipublikasikan kepada masyarakat pengguna data. Data sekunder yang dicari adalah data pertumbuhan ekonomi dan Dana Alokasi Umum periode 2010-2015 yang diperoleh melalui BPS kabupaten Lombok Barat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel kemiskinan di Kabupaten Lombok Barat. Variabel Dana Alokasi Umum tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel kemiskinan di Kabupaten Lombok Barat. Oleh karena itu Dana Alokasi Umum diharapkan dapat menigkatkan laju pertumbuhan ekonomi sehingga kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lombok Barat lebih meningkat.
Unduhan
Referensi
Agusalim, L. d. (2018). Trade Openness Effect on Income Inequality: Empirical Evidence from Indonesia . Signifikan Jurnal Ilmu Ekonomi, 1-14.
Arsyad, L. (2010). Ekonomi Pembangunan . Yogyakarta: Repository STIE YKPN.
azwar, s. (2012). metodologi penelitian. yogyakarta: pustaka pelajar offset .
Benuf K & Azhar, M. (2020). Metodologi Penelitian Hukum sebagai Instrumen Mengurai Permasalahan Hukum Kontemporer. gema keadilan .
Dama, H. (2016). Pengaruh produk domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap tingkat kemiskinan di kota manado (Tahun 2005-2014). jurnal berkala ilmiah efisiensi , 16.
Dr. Agoes Parera, S. (2020). Pengantar Ilmu Ekonomi. Rawamangun, Jakarta Barat: PT. Bumi Aksara.
Ferdiansyah, I. D. (2018). Pengaruh pendapatan asli daerrah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dan dana perimbangan terhadap belanja daerah. INOVASI, 44-52.
Halim, A. (2014). Manajemen Keuangan Sektor Publik. Jakarta: Salemba Empat.
Pambudi, R. I. (2016). analisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, upah minimum egional dan pengangguran terhadap kemiskinan di provinsi Jawa Barat. jember : repository universitas jember.
pemerintah, p. (2004). Undang-undang No.32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah. Diambil kembali dari BPK RI: https://peraturan.bpk.go.id
Saputra, A. (2017). Analisis Faktor-Faktor yang Mmpengaruhi Perubahan Anggaran Belanja Modal Pemerintah Kabupaten / Kota di Indonesia. lampung : repository universitas lampung .
Sartika, C. B. (2016). Studi faktor-faktor penyebab kemiskinan masyarakat desa Lohia Kecamatan Lohia Kabupaten Muna. Jurnal Ekonomi Uho, I(1).
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, CV.
Warsito Kawendar, A. R. (2008). Akutansi Sektor Publik Pendekatan Penganggaran Daerah dan Akutansi Keuangan Daerah. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
yusuf, M. (2017). metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan penelitian gabungan . jakarta: kencana.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Mimi Cahyani, Laili Hurriati, Triana Lidona Apriliani (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


