ANALISIS FAKTOR PENURUNAN JUMLAH PENDUDUK MISKIN DI DAERAH NUSA TENGGARA BARAT

Penulis

  • Fityatil Hindayani Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Al-Azhar Author
  • Yesi Novita Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Al-Azhar Author
  • Laili Hurriati Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Al-Azhar Author

DOI:

https://doi.org/10.70795/Jebra/p7wa5n35

Kata Kunci:

Kemiskinan, Ketimpangan sosial, Pertumbuhan ekonomi, pengangguran

Abstrak

Kemiskinan saat ini tidak hanya mencakup deprivasi ekonomi atau berkurangnya pendapatan, tetapi juga mencakup dimensi sosial dan pembangunan yang lebih luas. Di Nusa Tenggara Barat (NTB), pertumbuhan ekonomi tidak hanya dipengaruhi oleh pembangunan infrastruktur, namun juga dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tingkat kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), jumlah penduduk, Ketimpangan sosial, pengangguran dan lain-lain. Perdesaan yang tergolong Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) sering menghadapi tantangan kemiskinan yang sangat tinggi. Penelitian pada tahun 2024 mengungkapkan bahwa meningkatnya ketimpangan pendapatan sosial di seluruh wilayah Indonesia mengakibatkan distribusi manfaat pertumbuhan ekonomi yang tidak merata. Di NTB, kemiskinan diperburuk oleh terbatasnya sumber daya, dan terbatasnya akses terhadap pendidikan dan kesempatan kerja. Oleh karena itu, mengatasi kemiskinan di NTB memerlukan pendekatan strategis yang berfokus pada peningkatan akses terhadap sumber daya penting, pendidikan berkualitas, dan lapangan kerja berkelanjutan. Pemerintah Provinsi NTB telah meluncurkan berbagai program pengentasan kemiskinan untuk mengatasi permasalahan ini, dengan menggabungkan inisiatif lokal dan solusi berbasis masyarakat. Dengan mengedepankan strategi seperti akselerasi, inovasi, dan pengembangan komoditas unggulan lokal, program-program tersebut bertujuan untuk menghasilkan dampak transformatif. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat tetapi juga mendorong pertumbuhan regional yang berkelanjutan. Pencapaian penurunan angka kemiskinan di wilayah NTB bergantung pada penerapan program-program tersebut secara efektif, yang berpotensi menumbuhkan ketahanan ekonomi jangka panjang dan mengangkat masyarakat yang kurang terlayani. Penurunan angka kemiskinan dimungkinkan karena adanya terobosan Pemerintah Propinsi NTB melalui berbagai program-program pengentasan kemiskinan, Untuk dapat mengetahui kemiskinan akan berkurang atau bertambah pada tahun yang mendatang diperlukan proses peramalan berdasarkan data jumlah penduduk miskin tahun sebelumnya.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Aneja, A., Chakraborty, P., & Ritadhi, S. (2024). Globalization Shocks and Ethnic Politics: Evidence from India’s Trade Liberalization and the Emergence of Caste-Based Parties. Ashoka University,Leading Liberal Arts and Sciences University. https://www.ashoka.edu.in/research/globalization-shocks-and-ethnic-politics-evidence-from-indias-trade-liberalization-and-the-emergence-of-caste-based-parties/

Anugrah, Y. P., & Hasri, D. A. (2024). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pad provinsi ntb tahun 2018-2022. 2, 499–508.

Diep, N. T. B., Le, N. P., Ninh, N. T. H., & Dung, N. M. (2024). National State Budget Expenditure and Human Development Index in Vietnam. Pakistan Journal of Life and Social Sciences (PJLSS), 22(1), 2800–2811. https://doi.org/10.57239/pjlss-2024-22.1.00207

Gabriela, P., & Utomo, A. P. (2023). Analisis Spasial Pengaruh Infrastruktur Sosial Dan Infrastruktur Ekonomi Terhadap Kemiskinan Pulau Jawa 2021. Seminar Nasional Official Statistics, 2023(1), 407–416. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2023i1.1672

Hardiani. (2013). Dampak Pertumbuhan Sektor Ekonomi Basis Terhadap Kemiskinan Di Provinsi Jambi. Paradigma Ekonomika, 1(7), 51–59. https://online-journal.unja.ac.id/paradigma/article/view/2208/7698

Hardinandar, F. (2019). Determinan Kemiskinan (Studi Kasus 29 Kota/Kabupaten Di Provinsi Papua). Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan), 4(1), 1–12. https://doi.org/10.31002/rep.v4i1.1337

HARSONO, I., SUTANTO, H., ROIS, I., FADLIYANTI, L., & MULAWIANI, B. S. W. (2024). Kontribusi Infrastruktur Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Di Indonesia. Ganec Swara, 18(1), 196. https://doi.org/10.35327/gara.v18i1.750

Helmy, A., Nujum, S., & Selong, A. (2024). Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap Ketimpangan Pendapatan di Provinsi Sulawesi Selatan. SEIKO : Journal of Management & Business, 7(1), 2024–2907.

Koja, M. T., Hudang, A. K., & Renggo, Y. R. (2024). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Pengangguran terhadap Kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Ilmiah Global Education, 5(2), 1051–1064. https://doi.org/10.55681/jige.v5i2.2662

Kustiawan, E., Dalimunthe, D. Y., & Oktarianty, H. (2024). PREDICTION OF TIN EXPORTS , POPULATION , POVERTY , AND LABOR FORCE IN THE PROVINCE OF BANGKA. 18(4), 2589–2596.

Kusuma, F., Ahsan, M., & Syahminan, S. (2021). Prediksi Jumlah Penduduk Miskin Indonesia menggunakan Metode Single Moving Average dan Double Moving Average. Jurnal Informatika Dan Rekayasa Perangkat Lunak, 3(2), 105. https://doi.org/10.36499/jinrpl.v3i2.4594

Listyaningsih, U., & Satiti, S. (2022). Dinamika fertilitas dan prevalensi kontrasepsi di Indonesia. Jurnal Kependudukan Indonesia, 16(2), 153. https://doi.org/10.14203/jki.v16i2.595

Mardiah, F., Islami, J., Irawan, M. F., & Pratama, I. N. (2024). Meninjau Dampak Kemiskinan Yang Terjadi Terhadap Masyarakat Kabupaten Dompu. 13.

Nakyah, Fitratul, Muhammad Alwi, E. A. (2024). Analysis of the Influence of Poverty Levels, Unemployment and Economic Growth on the Human Development Index in Nusa Tenggara Barat Province 2017-2022. Economy and Finance Enthusiastic, 2(1), 8–18.

Nasri, M., Nujum, S., & Arfah, A. (2024). Pengaruh Pendidikan, Upah Minimum dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap Tingkat Kemiskinan di Sulawesi Selatan. SEIKO : Journal of Management & Business, 7(2), 543–555.

Prasiska, D. I., Chapagain, D. D., Osei, K. M., Rajaguru, V., Kang, S. J., Kim, T. H., Lee, S. G., & Han, W. (2024). Non-communicable comorbidities in pulmonary tuberculosis and healthcare utilization: a cross-sectional study of 2021 Indonesian national health insurance data. Archives of Public Health, 82(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/s13690-024-01352-y

Rizka Ridha Aulia, Wahyunadi, W., & Eka Agustiani. (2024). The Influence of Capital Expenditures and Investment on Economic Growth in West Nusa Tenggara Province 2012-2022. Economy and Finance Enthusiastic, 2(1), 17–26. https://doi.org/10.59535/efe.v2i1.188

Rosyidah, D., Saptono, A., & Wibowo, A. (2024). Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum Regional, dan Jumlah Penduduk Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Timur 2015-2022. SINOMIKA Journal: Publikasi Ilmiah Bidang Ekonomi Dan Akuntansi, 2(5), 833–844. https://publish.ojs-indonesia.com/index.php/SINOMIKA/article/view/1860

RWIGEMA (PhD), D. P.-C. (2021). Potrait of Developing Economy: Rwanda Perspective. Strategic Journal of Business & Change Management, 8(3). https://doi.org/10.61426/sjbcm.v8i3.2053

Sayuti, R. H., & Taqiuddin, M. (2020). Performance Analysis of Agriculture Sector in Alleviating Poverty on West. AGROTEKSOS:Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 30(April), 11–17.

Soegoto, D., Wiganepdo, S., & Surdiatno, H. (2024). the Role of Domestic Investment in Poverty Reduction in 11 Provinces in Java, Bali, Ntt, Ntb and Maluku. Jurnal Riset Bisnis Dan Manajemen, 17(2), 57–64. https://doi.org/10.23969/jrbm.v17i2.12985

Telaumbanua, E. F., & Nurviana. (2022). Peramalan Jumlah Penduduk Miskin di Kabupaten Aceh Tamiang Menggunakan Metode Exponential Smoothing. Jurnal Matematika Dan Terapan, 4(1), 31–35. https://mail.ejurnalunsam.id/index.php/jgp/article/view/5516/3528

Diterbitkan

2024-12-30

Cara Mengutip

ANALISIS FAKTOR PENURUNAN JUMLAH PENDUDUK MISKIN DI DAERAH NUSA TENGGARA BARAT. (2024). JURNAL EKONOMI, BISNIS DAN PARIWISATA, 1(2), 30-40. https://doi.org/10.70795/Jebra/p7wa5n35